JURNAL PENDIDIKAN GURU
PENGARUH PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DI SMKN 3 BANDUNG ABSTRAK MASTRIA BR PERANGIN ANGIN Penelitian ini berjudul pengaruh penggunaan smartphone terhadap motivasi belajar siswa kelas x desain komunikasi visual di SMKN 3 Bandung. Handphone merupakan salah satu alat canggih yang dapat membantu memudahkan manusia dalam berinteraksi melalui jarak jauh sekalipun. Pada saat pandemic covid-19 yang berlangsung cukup lama merubah gaya hidup dan penggunaan handphone menjadi kebutuhan penting khususnya untuk siswa pada saat pembelajaran online lebih banyak menggunakan handphone. Penggunaan handphone yang tidak terkendali menyebabkan siswa pada umumnya di kelas X desain komunikasi visual di SMKN 3 Bandung menggunakan smartphone sampai larut malam, sehingga berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan smartphone terhadap motivasi belajar siswa dan memahami faktor yang mempengaruhi siswa dalam penggunaan hanphone yang berlebihan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, di mana peneliti meneliti secara menyeluruh terhadap fakta yang terdapat di lokasi penelitian sesuai dengan fokus permasalahan, dengan cara meneliti langsung, kemudian data hasil analisis disajikan dan diberikan pembahasan. Untuk mendapatkan data yang akurat dan terpercaya dilakukan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa penggunaan ¬†smartphone yang berlebihan dapat berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa di sekolah. Hal ini tentu saja memberi dampak negatif untuk prestasi belajar siswa di sekolah teerlihat dari turunnya prestasi belajar. Penggunaan hanphone yang berlebihan menyebabkan, siswa sering tidur larut malam, kurang focus terhadap pembelajaran, tidak bersemangat, mengantuk saat jam pelajaran di kelas. Penggunaan smartphone sangat wajar kita dengar, terutama di kalangan usia yang lebih muda, penggunaan smartphone secara teratur membuat pemakainya lupa waktu karena terlalu sibuk bermain smartphone, begitu juga dengan penggunaan smartphone. harus dibatasi, agar tidak merugikan penggunanya. Sesuai Christiany Judhita (dalam Hudaya, 2018, hlm. 90) mengungkapkan bahwa lamanya penggunaan smartphone dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu: 1) Smartphone dengan penggunaan lebih dari 3 jam dalam sehari, digolongkan dalam kelas tinggi. 2) Smartphone dengan penggunaan lebih dari 3 jam setiap hari diurutkan ke dalam kelas tinggi. 3) Smartphone dengan penggunaan hampir 3 jam setiap hari termasuk dalam kategori kelas tinggi. Menurut Chikmah dan Fitrianingsih (2018, hlm. 298) menyatakan bahwa pemanfaatan smartphone dapat digolongkan sebagai pemanfaatan smartphone secara terus menerus, khususnya dengan rentang waktu lebih dari 1 kali sehari dengan jangka waktu penggunaan satu jam setiap hari akan mempengaruhi pola pikir antusias siswa, dengan penggunaan smartphone yang secara terus menerus ¬†juga akan memengaruhi kemampuan sosial anak. Kemudian Sari dan Mitsalia (Ningrum, E.U. 2018, hlm. 3) menyatakan bahwa penggunaan smartphone dapat dikelompokkan ke dalam kelas tinggi jika pemanfaatannya lebih dari 120 menit/hari dengan satu penggunaan di atas 75 menit, maka pada saat itu, jika menggunakan smartphone beberapa kali setiap hari dengan jangka waktu 30 -75 menit, itu akan membawa ketergantungan. Selain itu, penggunaan smartphone seharusnya cukup kuat, ketika menggunakan smartphone dalam sekali penggunaan 2-3 kali/hari dengan waktu 40 menit sampai 1 jam lebih setiap hari. Penggunaan smartphone yang layak adalah jangka waktu penggunaan di bawah 30 menit/hari dengan kekuatan penggunaan paling ekstrim dua kali penggunaan dan diurutkan sebagai rendah.   Dari penjelasan di atas, cenderung beralasan bahwa segala sesuatu yang berlebihan tidak akan berdampak baik, seperti halnya penggunaan smartphone. Untuk Jurnal lengkap dapat dilihat melalui link dibawah ini : https://drive.google.com/file/d/13qHxpfzMvkBC3bQVTLKcX1OmkOJNzVjW/view?usp=sharing

Leave a Reply

Your email address will not be published.